Inilah 10 Produk Teknologi Yang Paling Banyak Di Googling Orang Indonesia

Inovasi teknologi selalu bergerak dengan cepat dan hampir tidak pernah berhenti. Sepanjang tahun 2016, tidak kurang dari selusin smartphone baru hadir dengan berbagai spesifikasi mumpuni dan fitur unik.

Layanan internet yang semakin beragam membuat para pengembang aplikasi berlomba untuk memberikan layanan yang relevan untuk netizen baik dalam bentuk game, penunjang produktivitas hingga media sosial.

Dari sekian banyak inovasi teknologi, terdapat segelintir yang menyita perhatian dan juga memancing rasa penasaran publik Indonesia. Sebagai hasilnya, mesin pencari Google menjadi salah satu wadah untuk mencari informasi mengenai aplikasi-aplikasi tersebut.
Inilah 10 Produk Teknologi Yang Paling Banyak Di Googling Orang Indonesia
Menurut data Google, Samsung Z2 merupakan produk teknologi yang paling banyak dicari selama 1 tahun terakhir di mesin pencari Google. Keunikan yang membuat Samsung Z2 banyak dicari adalah pada sistem operasi dan harganya. Smartphone tersebut dirilis pada September lalu di Indonesia tidak menggunakan sistem Android akan tetapi siste operasi Tizen yang dikembangkan oleh Samsung bersama dengan Intel

Harga yang ditawarkan juga bersahabat yaitu hanya Rp 1 juta. Harga tersebut berada dijual kebiasaan dari Samsung yang selalu merilis produk premium dengan harga tinggi.

Dibawah Samsung Z2 terdapat pencarian untuk Oppo F1 dan Vivo V5 masuk dalam 10 produk teknologi yang paling banyak dicari oleh netizen di mesin pencari. Hal ini menunjukan bahwa minat masyarakat untuk pasar ponsel selfie cukup tinggi karena Oppo F1 dan Vivo V5 ditargetkan.

Kedua ponsel tersebut dibuat khusus untuk market ponsel khusus selfie bahkan kedua ponsel tersebut mengusung tagline yang hampir sama seperti Oppo yang mengusung “Selfie Expert” dengan kamera depan 16 megapixel dan Vivo V5 dengan kamera 20 megapixel dan slogan “Perfect Selfie”.

Selain Oppo F1 dan Vivo V5, dua ponsel yang paling dicari adalah Xiaomi Redmi 3 dan iPhone SE. Keduanya adalah ponsel yang memiliki spesifikasi kompetitif dan harga yang terjangkau.

Dari ponsel, kita beranjak ke layanan internet. Pada layanan internet, Netflix hadir sebagai salah satu layanan yang paling banyak di cari. Netflix menjadi salah solusi bagi pecinta film, sempat menjadi buah bibir setelah layanan video on-demand tersebut disebut memiliki sifat yang disruptive. Pemberitaan soal Netflix yang ramai di media massa pun menjadi ramai dibahas di media sosial.

Inilah 10 Produk Teknologi Yang Paling Banyak Di Googling Orang Indonesia

Pabrik iPhone Akan Dipindahkan Ke Amerika Serikat

Presiden terpilih Amerika Serikat Donald Trump pernah menyinggung isu Apple yang harus mulai membuat produknya di Amerika Serikat bukan China. Tidak diketahui apakah berkat Trump atau tidak, yang jelas sebuah sumber mengatakan bahwa Foxconn yang merupakan rekanan manufaktur utama Apple siap untuk menjajaki kemungkinan tersebut.

Foxconn adalah perusahan semikonduktor asal Taiwan yang telah menjadi rekanan manufaktur utama Apple dalam beberapa terakhir untuk memproduksi lini produk iPhone. Menurut sumber tersebut, Apple telah mengajak Foxconn untuk memindahkan fasilitas produksi iPhone dari China menuju AS pada bulan Juni lalu.
pabrik-iphone-akan-dipindahkan-ke-amerika-serikat
Tidak hanya Foxconn, rekanan Apple lain yaitu Pegatron juga telah diajak untuk memindahkan produksi mereka ke Amerika Serikat. Pegatron sendiri adalah perusahaan yang beroperasi di Taiwan.

“Foxconn setuju untuk memindahkan fasilitas produksi ke AS sementara Pegatron menolak rencana tersebut dengan alasan tingginya biaya produksi di AS,” kata sumber tersebut.

Baik Apple ataupun kedua rekanannya tersebut yaitu Foxconn dan Pegatron menolak untuk memberikan jawaban mengenai informasi soal kabar tersebut. Jika kabar tersebut benar, maka alasan Pegatron untuk menolak pemindahan juga dapat dibilang masuk akal.

Hal ini dikarenakan biaya produksi di AS lebih tinggi daripada China. China sendiri saat ini adalah negara yang menjadi pusat penyuplai dan perakitan barang-barang ataupun perangkat elektronik termuah di dunia saat ini.

Jika merujuk pada tahun 2011 lalu, Presiden AS Barack Obama pernah merencanakan hal yang sama seperti Trump akan tetapi Barack Obama tidak mengharuskan Apple untuk pindah karena dirinya hanya menanyakan kemungkinan iPhone dapat diproduksi di AS.

CEO Apple ketika itu, almarhum Steve Jobs, secara tegas mengatakan bahwa kemungkinan tersebut tidak ada. Jobs mengatakan bahwa biaya produks akan naik secara signifikan sehingga berefek pada harga ritel iPhone yang tidak akan dapat dijangkau oleh para pembeli.

Pabrik iPhone Akan Dipindahkan Ke Amerika Serikat

Chrome Versi baru Akan Lebih Ringan

Walaupun telah menjadi browser atau peramban dekstop dengan pangsa pasar terbesar didunia saat ini, Chrome yang dibuat oleh Google dikenal sebagai aplikasi yang banyak menyedot kapasitas RAM atau memori. Tidak ingin anggapan tersebut terus bertahan, Google telah bersiap untuk memperbaiki kelemahan tersebut dengan Chrome versi terbaru yaitu 55.

Saat ini, menurut Net Applications, pengguna Chrome telah mencapai sekitar 54,41 persen komputer desktop. Browser buatan Google tersebut lebih dipilih daripada produk browser lain seperti Microsoft Internet Explorer, Microsoft Edge, Mozilla Firefox, Opera ataupun Apple Safari.
Chrome Versi baru Akan Lebih Ringan
Walaupun begitu terdapat sedikit kekurangan pada Chrome yaitu penggunaan RAM yang sangat besar. Semakin banyak tab yang digunakan maka RAM akan semakin terkuras sehingga membuat kinerja komputer menjadi berat dan lambat. Selain itu, untuk pengguna laptop, hal ini juga dapat menyebabkan baterai laptop cepat habis.

Untuk mengatasi hal ini, Chrome versi terbaru yaitu 55 ini akan menawarkan penggunaan memory yang lebih sedikit sehingga tergolong ringan. Salah satu pembaruan yang digunakan adalah memodifikasi mesin pengolahan JavaScript dan mengurangi jejak memori ataupun history yang tersisa setiap kali pengguna menggunakan Chrome.

Perubahan ini diyakini akan cukup signifikan karena sebagian besar situs modern saat ini telah menggunakan JavaScript. Sejauh ini, Google telah berulang kali menguji fitur Chrome 55 ini menggunakan berbagai situs seperti New York Times, Reddit dan juga Youtube.

Hasil dari uji coba tersebut adalah konsumsi RAm menjadi berkurang sebesar 50 persen ketika membuka situs jika dibandingkan dengan penggunaan RAM pada Chrome 53. Tim V8 yang mengerjakan pembaruan ini menargetkan untuk Chrome ini dapat digunakan pada perangkat apa pun dengan nyaman terutama pada perangkat dengan RAm yang berkapasitas kecil.

Untuk saat ini, browser tersebut belum tersedia dan Google rencananya baru akan merilisnya pada 6 Desember 2016 mendatang. Tim Chrome V8 saat ini masih mencari celah yang dapat digunakan untuk membuat browser ini dapat bekerja lebih ringan dan mudah digunakan terutama pada perangkat dengan RAM kurang dari 1 GB.

Chrome Versi baru Akan Lebih Ringan

Situs Blackberry Bocor, Android Baru Dari Blackberry Terungkap

Blackberry santer dikabarkan akan merilis tiga smartphone atau ponsel pintar baru yang berbasis pada sistem operasi Android. Kabar tersebut kian pasti setelah perusahaan asal Kanada tersebut merilis satu perangkat berbasis Android yang diberi nama DTEK50.

Bagaimana dengan 2 perangkat tersisa dari Blackberry yang berbasis Android? Hingga saat ini, Blackberry belum menunjukkan tanda apapun mengenai 2 perangkat Android lainnya.
Situs Blackberry Bocor, Android Baru Dari Blackberry Terungkap
Beberapa waktu lalu, terdapat bocoran informasi mengenai satu dari 2 perangkat Android yang dibuat oleh Blacberry yang masih tersisa. Uniknya, bocoran tersebut diklaim berasal dari server yang dimiliki oleh Blackberry.

Informasi tersebut muncul dari halaman web yang dianggap seharusnya tidak atau belum di publikasikan kepada publik. Hal tersebut diketahui setelah alamat URL situs Blackberry yang diakhiri dengan tambahan “donotpublish.html” dibelakang url situs resmi Blackberry.

Laman situs tersebut memperlihatkan perangkat baru Blackberry berbasis Android yang diikuti oleh spesifikasi yang akan diusung oleh Blackberry pada smartphone Android ini.

Perangkat ini sendiri diberi nama DTEK60. Produk ini merupakan lanjutan dari produk sebelumnya yaitu DTEK50 yang dirilis pada Juli silam. DTEK60 ini dijuga disebut sebagai nama resmi yang akan digunakan oleh Blackberry yang sebelumnya berencana menggunakan nama Argon.

Mengacu pada informasi dari laman situs yang telah ditutup oleh Blackberry tersebut, DTEK60 akan mengusung layar 5,5 inchi dengan resolusi 2560 x 1440 pixel, chipset Qualcomm yaitu Snapdragon 820, RAM 4 GB dan media penyimpanan internal yang memiliki kapasitas 32 GB.

Untuk bagian jepretan gambar, DTEK60 yang dilengkapi dengan kamera utama 21 megapixel dibagian belakang dan kamera 8 megapixel berada di depan. Untuk batere sendiri, Blackberry memilih batere 3000 mAh. Selain itu terdapat juga port USB Type-C dan juga sensor pemindai sidik jari.

Bocoran tersebut disayangkan tidak memunculkan gambar fisik DTEK60 secara detail. Jika bocoran ini benar, DTEK60 akan hadir untuk menargetkan pasar yang lebih atas dari DTEK50.

Situs Blackberry Bocor, Android Baru Dari Blackberry Terungkap

iOS 10 Sempat Membuat iPhone dan iPad Membeku

Beberapa pengunduh awal dari sistem operasi Apple terbaru iOS 10 mengelih di sosial media Twitter. Mayoritas dari pengguna tersebut megneluh bahwa perangkat Apple miliki mereka secara tiba-tiba membeku dan tidak bisa menjalankan software antarmuka perangkatnya.

Hal yang kerap diistilahkan sebagai software brick ini sudah pernah terjadi pada sistem operasi Apple yang sebelum-belumnya. Salah satu sistem operasi yaitu iOS 7.0.6 yang disebut tidak ramah pada pengguna iPad Air selain itu terdapat juga iOS 9.3.2 yang membekukan iPad Pro 9,7 inch beberapa bulan lalu.
iOS 10 Sempat Membuat iPhone dan iPad Membeku
Baiknya software brick pada iOS 10 tak lama dibiarkan oleh Apple. Pabrikan asal Cupertino segera merilis perbaikan dan melayangkan pernyatan resmi menyusul ramainya keluhan di Twitter. “Terdapat masalah pada proses pembaruan software yang dialami oleh beberapa pengguna pada jam pertama dirilisnya iOS 10,” tulis perwakilan Apple.

“Masalah tersebut telah diatasi sesegera mungkin dan kami minta maaf kepada pelanggan. Siapa saja yang mengalami isu tersebut harus mengoneksikan perangkat ke iTunes untuk melengkapi seluruh proses update ataupun mengontak AppleCare untuk mendapat bantuan lebih lanjut,” tulis Apple di laman resminya.

Pembaruan ini dapat diunduh atau download menggunakan salah satu dari 2 cara yang telah disiapkan oleh Apple yaitu Over The Air/OTA ataupun melalui iTunes dengan menghubungkan perangkat anda ke PC.

Pembaruan ini hanya tersedia untuk perangkat iPhone 5 atau generasi lebih baru, iPad 4 atau yang lebih baru serta iPod Touch generasi ke-6. Besarnya file unduh untuk iOS 10 adalah antara 1 GB hingga 5 GB tergantung perangkat yang digunakan. Proses mengunduh sistem operasi terbaru ini akan menghabiskan waktu beberapa jam tergantung server Apple apakah sedang banyak meneriman permintaan perbaikan dari pengguna.

Berbagai peningkatan dan fitur barunya termasuk asisten digital Siri yang lebih baik, iMessage terbaru, widget yang lebih baik, desain baru untuk aplikasi Maps dan fitur Raise to Wake.

iOS 10 Sempat Membuat iPhone dan iPad Membeku