Tanggal Peluncuran Android Mercury Diungkap oleh BlackBerry

Setelah lama menjadi rumor dan sempat dipamerkan secara terbatas, BlackBerry Mercury akhirnya diumumkan “hari kelahirannya”. BlackBerry memutuskan untuk memperkenalkan perangkat Android tersebut pada ajang Mobile World Congress (MWC) tahun ini.

Berdasarkan informasi dari akun resmi BlackBerry Mobile di Twitter, Mercury bakal diluncurkan dalam sebuah acara peluncuran pada 25 Februari mendatang di Barcelona, Spanyol. Tepatnya, dua hari sebelum ajang MWC benar-benar dimulai.

Meski selama ini dikenal dengan nama “Mercury”, perangkat BlackBerry terbaru bikinan TCL ini dikatakan tidak akan dijual dengan nama itu. Mercury sendiri merupakan nama julukan yang dibuat untuk mempermudah mengingat perangkat tersebut.

Mercury sendiri merupakan smartphone berbasis Android keempat dari BlackBerry. Sebelumnya, BlackBerry sudah merilis Priv, DTEK50, dan DTEK60.

Hingga saat ini, baik TCL maupun BlackBerry belum mengumumkan secara resmi spesifikasi lengkap yang akan hadir di perangkat tersebut. Rumor yang beredar menyebutkan, ia akan dibekali dengan layar 4,5 inci berasio 4:3. Dukungan resolusinya belum diketahui.

Keyboard QWERTY fisik yang hadir di bagian bawah layar dikatakan bisa dioperasikan sebagai trackpad. Selain itu, tombol spacebar dapat difungsikan sebagai sensor pemindai sidik jari.

BlackBerry Mercury kemungkinan bakal hadir dengan chipset Qualcomm Snapdragon 625, RAM 3 GB, dan baterai 3.400 mAh.

Selain itu, sebagaimana KompasTekno rangkum dari Android Headlines, Senin (13/2/2017), BlackBerry Mercury akan dibekali kamera utama (belakang) 18 megapiksel. Perangkat ini bakal menjalankan sistem operasi Android 7.0 “Nougat”.

Tanggal Peluncuran Android Mercury Diungkap oleh BlackBerry

“Upgrade” F1S dengan RAM dan Memori Lebih Besar

Oppo merilis versi baru dari smartphone F1S di Indonesia. Perangkat itu di-upgrade dengan RAM 4 GB dan penyimpanan internal 64 GB, lebih besar dibandingkan versi F1S sebelumnya.

Media Engagement PT Indonesia Oppo Electronics, Aryo Meidianto menerangkan, F1S versi baru dengan memori internal ekstra tersebut khusus ditujukan bagi para pengguna gadget yang gemar merekam video untuk vlogging dan menjepret foto.

“Karena orang Indonesia sering menyimpan (video) di memori internal, terkait kebutuhan vlogging, makanya kami coba luncurkan F1S versi baru,” ujar Aryo saat ditemui usai acara peluncuran Selfie Tour with F1S di Pontianak, Kalimantan Barat, Jumat (10/2/2017).

Dipadu dengan dukungan kartu memori microSD hingga 128 GB, maka pengguna Oppo F1S versi baru bisa mendapat ruang penyimpanan total sebesar 192 GB. “Kami rasa jumlah itu sudah cukup untuk mengakomodir kebutuhan vlogging,” imbuh Aryo.

Jika media internal besar berguna untuk menyimpan file video, RAM sebesar 4 GB disebut Aryo bakal membantu pengguna saat melakukan kegiatan editing video di ponsel, yang memang memerlukan memori ekstra.

Kemunculan versi baru F1S sekaligus dimaksudkan untuk menjaga momentum F1S selaku produk jagoan Oppo di pasaran Indonesia. Menurut Aryo, inilah alasan mengapa pihaknya merilis beberapa versi F1S. Sebelumnya, Oppo juga telah meluncurkan F1S edisi khusus Raisa

Kecuali kapasitas RAM dan media penyimpanan internal, tidak ada perbedaan lain antara F1S versi baru ini dan F1S versi lama. Prosesor yang digunakan tetap mengusung yang sama, octa-core MT6750.

Spesifikasi lain mencakup layar 5,5 inci (1.280 x 720 piksel) berlapis Gorilla Glass 4, baterai 3.075 mAh, OS Android 5.1 Lollipop dengan antarmuka ColorOS 3.0, serta kamera belakang 13 megapiksel dan kamera “selfie” 13 megapiksel yang menjadi andalan.

F1S versi baru dibanderol seharga Rp 3,9 juta, berselisih sekitar Rp 400.000 dengan F1S “reguler” (RAM 3 GB dan media internal 32 GB) yang harganya Rp 3,5 juta. Aryo mengaku tak khawatir kedua produk akan saling kanibal di pasaran meski keduanya relatif dekat dari segi harga dan spesifikasi.

“Upgrade” F1S dengan RAM dan Memori Lebih Besar