Intel Akan Luncurkan Prosesor Desktop Generasi Terbaru “Kaby Lake” Akhir Tahun Ini

Raksasa pembuat prosesor dunia, Intel dikabarkan akan segera meluncurkan prosesor dekstop terbaru untuk prosesor seri Core I generasi ke-7. Keluarga dari generasi terbaru ini akan diberi nama “Kaby Lake” dipastikan akan mulai tersedia di pasaran pada akhir tahun ini.

Hal ini disampaikan oleh CEO Intel Brian Kraznich saat menyampaikan keynote dalam ajang Intel Developer Forum di San Fransisco, AS pada hari Kamis 18 Agustus 2016 waktu setempat.
Intel Akan Luncurkan Prosesor Desktop Generasi Terbaru "Kaby Lake" Akhir Tahun Ini
Kaby lake akan dibekali dengan pengolah grafis terintegrasi atau GPU yang lebih bertenaga daripada prosesor generasi sebelumnya. Krzanich sempat mendemonstrasikan kemampuan prosesor Kaby Lake ini dengan menajalankan game FPS online populer Overwatch pada perangkat komputer desktop yang tidak dipasang kartu grafis tambahan yang dapat berjalan lancar tanpa hambatan.

GPU baru didalam Kaby Lake ini disebut-sebut akan menjadi solusi untuk memutar video yang beresolusi 4K. Dengan Kaby Lake, Intel menyatakan bahwa pemilik laptop untuk kelas low end bisa menikmati konten video dengan resoluti tinggi seperti itu.

Fitur lain dalam Kaby Lake adalah terdapat dukungan HEVC 10-bit, HDCP 2.2, Thunderbolt 3 beserta USB type-C. Kaby Lake merupakan penerus dari keluargan prosesor Intel sebelumnya yang menggunakan nama Skylake. Intel menyatakan bahwa prosesor terbaru ini tetap akan menggunakan platform teknologi fabrikasi yang sama dengan generasi sebelumnya yaitu 14nm.

Krzanich mengungkapkan bahwa produk laptop pertama yang menggunakan Kaby Lake ini akan mulai bisa dijumpai pada kuartal ketiga tahun ini. Selain itu Krzanich juga menyatakan bahwa begitu Kaby Lake ini sudah tersedia dipasar, Intel akan dengan segera memulai proyek perancangan generasi berikutnya yang diberi nama Cannon Lake. Proyek ini direncanakan akan dimulai pada paruh kedua 2017.

Intel Akan Luncurkan Prosesor Desktop Generasi Terbaru “Kaby Lake” Akhir Tahun Ini

Berikut Ini Adalah Cara Untuk Melihat Stories Melalui Instagram

Pekan lalu, Instagram memperkenalkan fitur baru dalam layanan mereka yang diberi nama Stories. Stories adalah fitur yang membuat pengguna dapat mengunggah foto atau video dengan durasi pendek dengan ditambahi teks atau coretan gambar.

Foto dan video yang diunggah ke Stories tidak akan ditampilka di timeline utama atau halaman utama Instagram. Untuk mengakses Stories pada Instagram, pengguna harus menggunakan akses terpisah yang berbeda dengan akses pada biasanya. Akses ini menyebabkan Instagram terlihat memiliki 2 linimasa berbeda didalamnya.
Berikut Ini Adalah Cara Untuk Melihat Stories Melalui Instagram
Konten dari fitur tersebut saat ini masih hanya tersedia akses untuk perangkat berbasih iOS dan Android. Walaupun hanya tersedia untuk perangkat mobile, Stories ternyata bisa dilihat melalui situs web melalui sedikit teknik tertentu. Bahkan para pengguna yang menggunakan web browser juga bisa mengunduh konten dengan teknik ini.

Berikut ini adalah teknik yang bisa anda manfaatkan untuk dapat menggunakan Stories Instagram,

    Buka Google Chrome
    Tahap pertama adalah gunakan Google Chrome. Cari ekstensi bernama Chrome IG Story. Pasang ekstensi tersebut ke Chrome anda dengan memilih menu install atau pasang.
    Buka Instagram di web
    Buka dan log in akun Instagram anda melalui Instagram.com. Ekstensi Chrome IG Story ini akan secara otomatis aktif dan menampilkan Stories dari akun yang telah anda follow di Instagram. Pilihan Stories sendiri diletakan pada bagian paling atas linimasa, sama dengan tata letak pada aplikasi mobile.
    Unduh stories
    Selain untuk melihat Stories, pengguna ekstensi ini juga bisa mengunduhnya. Cukup klik kanan pada ikon profil yang ditampilkan dan kemudian akan muncul pilihan “Download Story”. Maka data berisi foto atau video pada Instagram Stories akan secara otomatis ke harddisk komputer anda dalam bentuk file Zip.

    Pembuat dari ekstensi Chrome ini, Alec Garcia mengatakan bawah ekstensi ini hanya akan menampilkan Stories yang sudah berusia lebih dari 24 jam akan tetapi itu hanya bersifat sementara.

Berikut Ini Adalah Cara Untuk Melihat Stories Melalui Instagram

Acer Kuasai Pasar Laptop 2-in-1 Indonesia

Perangkat laptop 2-in-1 yang mempunyai kemampuan untuk berubah dari laptop menjadi komputer tablet ini diprediksi akan menjadi trend baru menggantikan laptop kedepannya. Berbekal pengalaman dalam menggarap pasar end user selama bertahun-tahun, Acer memprediksi trend tersebut sudah akan semakin dekat sehingga gencar merilis produk pada kategori 2-in-1 tersebut.
Acer Kuasai Pasar Laptop 2-in-1 Indonesia
Pabrikan produk teknologi asal Taiwan tersebut mengklaim saat ini Acer telah menguasai pasaran laptop 2-in-1 Indonesia dengan pangsa pasar hampir mencapai 80 persen. “Untuk 2-in-1 ini, market share kami sudah mencapai angka 80 persen. Ini menurut riset dari IDC yang melakukan penelitian pasar dan barang konsumsi pada kuartal pertama 2016,” kata Head of Consumer Product, Product Markeing Development Acer Indonesia, Dianah pada acara Acer Switch Alpha 12 di Jakarta, Kamis 11 Agustus 2016.

Dianah sendiri tidak menyampaikan berapa volume pasti dari penjualan laptop 2-in-1 Acer untuk pasar Indonesia akan tetapi dirinya mengatakan bahwa kunci utama kesuksesan tersebut karena Acer meneyediakan pilihan yang banyak bagi konsumen yang ingin membeli laptop 2-in-1 ini yang mana dibagi kedalam segmen-segmen yang sesuai dengan kebutuhan konsumen.

Acer menawarkan laptop 2-in-1 mulai kelas budget seperti Acer One 10 hingga kelas premium seperti Switch Alpha 12 yang dijual dengan harga mencapai 20 jutaan. Kedepan menurut Dianah, Acer akan lebih fokus untuk mendorong penjualan laptop 2-in-1 di Indonesia. Selain itu, Acer masih memiliki andalan lain berupa laptop dan komputer gaming pada seri Predator.

“Kami sudah menyiapakn toko khusus untuk memasarkan seri Predator di Mall Mangga Dua akan tetapi untuk seri Predator ini tentunya tidak bisa Apple to Apple karena segmennya yang spesifik dan hanya beberapa yang meminatinya sehingga korporasi awalnya hanya fokus pada branding segmen yang dikenal dengan high-end ini,” tutup Dianah.

Acer Kuasai Pasar Laptop 2-in-1 Indonesia