Mengganggu Sinyal pesawat, Proposal Izin Ponsel di Pesawat Dicabut

Belum lama ini, dunia penerbangan dihebohkan dengan kabar perizinan ponsel masuk ke pesawat. Namun akhirnya izin tesebut tak akan dapat dinikmati penumpang pesawat dalam waktu dekat.

Sebab proposal izin yang diajukan oleh Federal Communications Commission (FCC) atau serupa dengan postel Indonesia telah dicabut. Proposal tersebut dicabut karena kekhawatiran akan mengganggu sinyal pada radio pilot.

Dalam proposal ini, penumpang tetap perlu mematikan ponsel mereka atau mode pesawat saat lepas landas dan mendarat, tetapi mereka bisa beralih pada koneksi di ketinggian. Keputusan yang dibuat pada Senin 10 April 2017 justru berbalik arah dari proposal

Ajit Pai, menyebut bahwa rencana ini “disalahpahami” dan tidak percaya keputusan itu melayani kepentingan publik. “Mematikan ponsel secara permanen akan menjadi kemenangan bagi Amerika di seluruh negeri yang, seperti saya, menghargai momen tenang di ketinggian 30.000 kaki,” kata Pai. Dia tidak merinci mengapa dia memilih saat ini untuk bertindak.

Usulan itu awalnya mendapat reaksi keras dari publik, terutama dari kelompok industri yang mewakili pilot dan pramugari. Banyak yang berpendapat bahwa larangan akan membuat penumpang terganggu satu sama lain dengan panggilan telefon berisik dan Wheeler secara efektif dipaksa untuk meninggalkan masalah ini untuk sisa masa jabatannya.

Mengganggu Sinyal pesawat, Proposal Izin Ponsel di Pesawat Dicabut

Mobil Tanpa Supir Uber Mendapatkan Kecelakaan Parah

Sepertinya saat ini permasalahan tidak bisa lepas dari Uber. Masalah terbaru adalah, mobil tanpa supir atau otonomos yang sedang di ujicoba oleh Uber dihentikan sementara untuk daerah Arizona, AS.

Hal yang membuat Uber mengambil keputusan tersebut karena mobil otonomos tersebut terlibat dalam sebuah kecelakaan serius. Kecelkaan ini sendiri terjadi di daerah Tempe, Arizona. Dari foto yang diunggah ke Twitter, mobil Uber yang bertipe SUV Volvo tersebut sedang berada dalam posisi vertikal atau terguling. Selain itu, mobil yang terlibat dalam kecelakaan ini juga mengalami kerusakana parah yaitu pada bagian belakang yang terlihat penyok dan kaca yang pecah.
Mobil Tanpa Supir Uber Mendapatkan Kecelakaan Parah
Kecelakaan ini membaut Uber terpaksa menghentikan untuk sementara proyek mobil otonomosnya untuk daerah Arizona. Uber sendiri akan melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kecelakaan ini apakah berasa dari software atau masalah lain. Selain itu perbaikan juga akan dilakuakn ketika masalah tersebut telah ditemukan.

Walaupun begitu pihak kepolisian Tempe menjelaskan bahwa mobil tanpa supir milik Uber tersebut sesungguhnya bukanlah pihak yang bertanggung jawab atas kecelakaan tersebut karena mobil tersebut telah berada di jalur yang tepat. Pengemudi yang terlibat kecelakaan tersebut disebut gagal untuk menghindar dari mobil Uber tersebut.

Hasil investigasi kepolisian sendiri menemukan bahwa mobil Uber tersebut sendiri tengah berada dalam mode Auto Pilot atau mengemudi tanpa supir. Beruntungnya insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa ataupun luka-luka.

Uber sendiri mulai melakukan uji coba terhadap mobil atonomos nya tersebut pertama kali di Pittsburg tahun lalu, kemudian perusahaan milik Travis Kalanick tersebut mengembangkan ke daerah Arizona. Mobil tanpa supir ini sendiri sudah tidak dicoba lagi di markas pusat Uber yang berada di San Fransisco karena dilarang oleh pihak berwenang setempat.

Mobil Tanpa Supir Uber Mendapatkan Kecelakaan Parah

Tanggal Peluncuran Android Mercury Diungkap oleh BlackBerry

Setelah lama menjadi rumor dan sempat dipamerkan secara terbatas, BlackBerry Mercury akhirnya diumumkan “hari kelahirannya”. BlackBerry memutuskan untuk memperkenalkan perangkat Android tersebut pada ajang Mobile World Congress (MWC) tahun ini.

Berdasarkan informasi dari akun resmi BlackBerry Mobile di Twitter, Mercury bakal diluncurkan dalam sebuah acara peluncuran pada 25 Februari mendatang di Barcelona, Spanyol. Tepatnya, dua hari sebelum ajang MWC benar-benar dimulai.

Meski selama ini dikenal dengan nama “Mercury”, perangkat BlackBerry terbaru bikinan TCL ini dikatakan tidak akan dijual dengan nama itu. Mercury sendiri merupakan nama julukan yang dibuat untuk mempermudah mengingat perangkat tersebut.

Mercury sendiri merupakan smartphone berbasis Android keempat dari BlackBerry. Sebelumnya, BlackBerry sudah merilis Priv, DTEK50, dan DTEK60.

Hingga saat ini, baik TCL maupun BlackBerry belum mengumumkan secara resmi spesifikasi lengkap yang akan hadir di perangkat tersebut. Rumor yang beredar menyebutkan, ia akan dibekali dengan layar 4,5 inci berasio 4:3. Dukungan resolusinya belum diketahui.

Keyboard QWERTY fisik yang hadir di bagian bawah layar dikatakan bisa dioperasikan sebagai trackpad. Selain itu, tombol spacebar dapat difungsikan sebagai sensor pemindai sidik jari.

BlackBerry Mercury kemungkinan bakal hadir dengan chipset Qualcomm Snapdragon 625, RAM 3 GB, dan baterai 3.400 mAh.

Selain itu, sebagaimana KompasTekno rangkum dari Android Headlines, Senin (13/2/2017), BlackBerry Mercury akan dibekali kamera utama (belakang) 18 megapiksel. Perangkat ini bakal menjalankan sistem operasi Android 7.0 “Nougat”.

Tanggal Peluncuran Android Mercury Diungkap oleh BlackBerry

“Upgrade” F1S dengan RAM dan Memori Lebih Besar

Oppo merilis versi baru dari smartphone F1S di Indonesia. Perangkat itu di-upgrade dengan RAM 4 GB dan penyimpanan internal 64 GB, lebih besar dibandingkan versi F1S sebelumnya.

Media Engagement PT Indonesia Oppo Electronics, Aryo Meidianto menerangkan, F1S versi baru dengan memori internal ekstra tersebut khusus ditujukan bagi para pengguna gadget yang gemar merekam video untuk vlogging dan menjepret foto.

“Karena orang Indonesia sering menyimpan (video) di memori internal, terkait kebutuhan vlogging, makanya kami coba luncurkan F1S versi baru,” ujar Aryo saat ditemui usai acara peluncuran Selfie Tour with F1S di Pontianak, Kalimantan Barat, Jumat (10/2/2017).

Dipadu dengan dukungan kartu memori microSD hingga 128 GB, maka pengguna Oppo F1S versi baru bisa mendapat ruang penyimpanan total sebesar 192 GB. “Kami rasa jumlah itu sudah cukup untuk mengakomodir kebutuhan vlogging,” imbuh Aryo.

Jika media internal besar berguna untuk menyimpan file video, RAM sebesar 4 GB disebut Aryo bakal membantu pengguna saat melakukan kegiatan editing video di ponsel, yang memang memerlukan memori ekstra.

Kemunculan versi baru F1S sekaligus dimaksudkan untuk menjaga momentum F1S selaku produk jagoan Oppo di pasaran Indonesia. Menurut Aryo, inilah alasan mengapa pihaknya merilis beberapa versi F1S. Sebelumnya, Oppo juga telah meluncurkan F1S edisi khusus Raisa

Kecuali kapasitas RAM dan media penyimpanan internal, tidak ada perbedaan lain antara F1S versi baru ini dan F1S versi lama. Prosesor yang digunakan tetap mengusung yang sama, octa-core MT6750.

Spesifikasi lain mencakup layar 5,5 inci (1.280 x 720 piksel) berlapis Gorilla Glass 4, baterai 3.075 mAh, OS Android 5.1 Lollipop dengan antarmuka ColorOS 3.0, serta kamera belakang 13 megapiksel dan kamera “selfie” 13 megapiksel yang menjadi andalan.

F1S versi baru dibanderol seharga Rp 3,9 juta, berselisih sekitar Rp 400.000 dengan F1S “reguler” (RAM 3 GB dan media internal 32 GB) yang harganya Rp 3,5 juta. Aryo mengaku tak khawatir kedua produk akan saling kanibal di pasaran meski keduanya relatif dekat dari segi harga dan spesifikasi.

“Upgrade” F1S dengan RAM dan Memori Lebih Besar

Begini Cara Live di Instagram yang Baru Tiba di Indonesia

fitur Live Stories di Instagram akhirnya bisa dinikmati semua pengguna, termasuk di Indonesia, pada Rabu 25 january 2017.

engguna bisa menyiarkan langsung sebuah kegiatan dalam bentuk video dan ditonton secara real-time oleh pengikut. Mekanisme dan fungsinya lebih kurang sama dengan facebook Live atau Periscope.

Cara menggunakan Live Stories adalah Pertama-tama, Anda harus memperbarui aplikasi Instagram di toko aplikasi google play store. dan selanjutnya anda cukup buka apikasi dan masuk ke menu Stories yang terpampang di sisi kiri atas layar. dan anda akan di tuntun beberapa pilihan mode pengambilan gambar yang terlihat di bawah tombol kamera.

Cukup geser jari anda ke arah kanan dan tekan tombol “Start Live Video” untuk mulai menyiarkan langsung. dan mode live terdapat di sebelah paling kiri. Tentu saja Anda bisa membuat konten yang lebih singkat sesuai kebutuhan.

Tetapi Instagram hanya membatasi video penyiaran langsung hanya selama satu jam saja.Ketika mulai siaran langsung, pengikut akan diberi tahu sehingga bisa menyaksikan konten Anda. Selain itu, pengikut juga bisa berkomentar dan memberi icon hati untuk video Anda yang sedang live.

Pengikut yang kelewatan tidak bisa menyaksikan siaran ulang. karena Ketika Anda mengakhiri siaran langsung, konten Anda akan hilang untuk selama-lamanya dari Instagram. dan Prinsip inilah yang menjadi pembeda utama antara fitur Live Stories dan Stories standar di Instagram.

Begini Cara Live di Instagram yang Baru Tiba di Indonesia